
Ketika sedang memulai ada saja rintangan yang tidak terduga muncul.
Hay nama ku Shalihah bisa dipanggil Liha, Shely, atau apapun yang kamu tahu. Aku mahasiswa prodi seni rupa murni yang baru saja yudisium bulan kemarin. Kalau dari rentang nilai IPK sepertinya aku dapat predikat Cumlud.
Aku senang akan itu. Memang masa study ku terlihat biasa saja, namun aku sudah berusaha untuk mempercepat diriku lulus. Bukannya ingin sok atau tidak menikmati waktu belajar di kampus. Namun itu adalah perintah orang tua sekaligus janji ku kepada mereka untuk lulus tepat waktu dan melakukan yang terbaik dalam kuliah ku.
Tahu sendiri kan kalau di Indonesia yang kuliah seni selalu ditanya masa depannya mau jadi apa? Ya orang tua ku juga begitu.
Tapi aku suka dengan seni bisa dibilang sangat mencintainya 😄 hahahah. Aku pun menjawab “ingin jadi guru atau dosen, toh mengajar apa pun kalau jadi PNS gajinya sama aja kan”. Mungkin karena stetmen ku itu mereka pikir “iya juga ya” toh si anak sedikit menunjukkan bakatnya di bidang mengambar saat memangkan beberapa lomba mengambar ketika SMP hadiahnya pun jutaan 😝.
Walau begitu mereka tetap meminta ku untuk kuliah seperti perempuan pada umumnya yaitu di bidang Akuntansi, managemen dsb. Jujur aku tidak suka dengan bidang tersebut. Walau sebenarnya aku termasuk yang ngk begitu merasa kesulitan ketika menghadapi pelajaran ekonomi di SMA. Tapi namanya sudah tidak suka, untuk melihat kata nya aja sudah membuat saya mual mual. La bisa-bisa saya nanti mutah-mutah dong ketika kuliah.
Pada akhirnya saya ngotot ingin kuliah seni rupa dan ternyata keterima di program studi Seni Rupa Murni. Modyar to ada embel-embelnya murni nya. Saya pun nekat masuk kuliah seni karena sering dibilang aneh sama orang-orang dan ku pikir keanehan sangat erat kaitannya dengan seni. Masuklah aku disana, padahal gambar masih ancur walau sudah kursus selama 3 tahun ke guru saya dan ikut ekskul seni rupa.
Ketika kuliah aku pun memilih hal ekstrim lain yaitu mengambil pendalaman kajian seni. Kajian yang ku pilih pun tentang feminisme yang ketika itu masih terasa belum begitu familiah di jurusan ku. Kenapa saya ambil karena saya suka riset dan ingin mengatasi masalah-masalah yang ku punya.
Sekian dulu ya… saya ngantuk bgt dan kepala saya masih sakit walau sudah lewat 5 hari besok pagi mau ke dokter bpjs untuk priksa. Thks ya teman-teman sudah baca.
Tinggalkan komentar