
Hy aku ingin bertanya pada diri ku sendiri tentang kenapa aku takut menulis, takut melakukan ini dan itu takut mengambil keputusan dan lain sebagainya.
Entah aku selalu melihat bayangan ketika di pukuli atau di hardik oleh orang-orang, padahal aku sadar bahwa tidak seburuk itu sebenarnya.
Yang lebih lucu adalah tentang cita-cita ku di masa depan yaitu ingin meneliti dan menuliskannya, serta ingin mempresentasikan ya sebagai seniman atau kurator. Ini seperti ironi hidup ku yang memang membuat ku terheran-heran.
Aku pun sebenarnya selalu ketakutan namun entah gimana caranya aku berhasil membuat karya-karya yang cukup ku banggakan. Aku selalu memaksa diri ku hingga menutupi ketakutan dengan semangat dan keberanian yang ku tumpuk-tumpuk. Namun ternyata cara ini bukan cara yang baik, aku jadi kehilangan diri sendiri. Hingga di awal tahun ini dokter menyampaikan aku mengalami depresi berat. Aku sempat kaget namun berusaha ku terima dan kujalan pengobatan nya, hingga diriku merasa membaik.
Selama sesi psikoterapi aku selalu menyampaikan keluh kesah ku tapi memang keluh kesah dan ketakutan ku ini hanya hal yang ku ciptakahn sendiri sehingga sebaliknya bila aku ingin menciptakan kebahagiaaan juga bisa dari diri ku sendiri.
Kita titup dulu mau lanjut nulis yang lain biar ketakutan nulisnya hilang heheheh.
Tinggalkan komentar