Ketika selesai periksa aku bercerita ke Doktor Tejo tentang diagnosis dokter dan bahwa aku diberikan obat kembali. Beliau pun langsung mengirim pesan diatas. Entah bagaimana aku menangapinya tapi aku ingin sembuh pastinya. Aku tahu kalau pakai obat maka rasa enak dan lega cepat sekali bereaksinya, tentu karena aku sudah melakukannya selama 6 bulan, nah karena... Continue Reading →
Menulis Untuk Sembuh 2 “The Power of Art ketika keinginan menyakiti diri muncul”
Halo tulisan ini seperti sebelumnya bertujuan untuk sebagai catatan etnografi narasi menuju kesembuhan wkwkwk. Menulis ini ketika menjelang tidur dengan menggunakan HP. Hari ini dan kemarin seperti yang lalu aku kesulitan untuk mengakses otak ku. Namun aku tahu aku lebih baik tetap kuliah untuk melihat performance dosen-dosen dan bertemu teman-teman ku. Namun keinginan menyakiti diri... Continue Reading →
Menulis untuk Sembuh #1
Halo.... ketika memikirkan bagaimana caranya agar aku bisa sembuh dari depresi ku yang mulai kambuh kembali aku memutuskan untuk menulis ini pada blog ku. Awalnya aku sangat takut bila sakit yang ku alami ini di ketahui orang lain namun aku berusaha untuk tidak menstigma diriku sendiri dan orang lain yang mengalaminya, menyadari bahwa depresi bisa... Continue Reading →
Sekedar Menulis
Hy aku ingin bertanya pada diri ku sendiri tentang kenapa aku takut menulis, takut melakukan ini dan itu takut mengambil keputusan dan lain sebagainya. Entah aku selalu melihat bayangan ketika di pukuli atau di hardik oleh orang-orang, padahal aku sadar bahwa tidak seburuk itu sebenarnya. Yang lebih lucu adalah tentang cita-cita ku di masa depan... Continue Reading →