Sebuah, Berbuah-buah

Gambar dibuat bersamaan dengan puisi

Hari ini
Kemarin-kemarin
Semangat-semangatku
Yang tak cukup
Menghadapi kenyataan dunia

Dunia yang beraneka ragam
Di isi oleh keaneka ragaman
Ragam-ragam yang tak menyeragamkan

Di sisi lain aku senang
Namun semakin ku lihat
Semakin dalam
Semakin kencang yang menerpa
Seni… kehidupan yang seperti arus

Saling menghubungkan
Dalam jalur perak dan merah
Tersamar dalam kelembutan
Keras, sekeras sebuah tulang
Pecah sambung

Aku, Dia, Mereka
Tak satupun tahu
Akan bertemu siapa
Akan menuju kemana.

Shalihah
15 Agustus 2019

Tinggalkan komentar

Situs yang Dikembangkan dengan WordPress.com.

Atas ↑

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai